Nov 01

Tips Pemotretan Pre-Wedding

tips memotret pre-weddingSekarang, tampaknya foto pre-wedding telah menjadi ritual wajib bagi semua pasangan yang akan melakukan pernikahan, dan foto pre-wedding ini penggunaannya bervariasi. Diantaranya adalah dimasukkan dalam desain undangan, ditampilkan pada saat resepsi, dan lain-lain.

Berikut adalah beberapa tips pemotretan pre-wedding agar mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Aturlah Pertemuan Terlebih Dahulu Dengan Klien.

Tujuannya adalah untuk membahas konsep pemotretan dan lokasi. Jika memungkinkan, berikan masukan kepada klien konsep yang anda rasakan akan cocok bagi mereka dan waktu yang tepat untuk pemotretan. Jika klien sudah memiliki konsep sendiri dan telah menetapkan waktu, anda sebagai fotografer harus mengevaluasi kembali dan membuat penyesuaian.

  • Survey lokasi pemotretan yang ditentukan terlebih dahulu.

Survei lokasi sangat penting sebelum sesi foto pre-wedding. Survei lokasi setidaknya sekali sebelum hari pemotretan. Ketika lokasi pemotretan berada di fasilitas umum, jangan lupa untuk mengurus berbagai perizinan yang mungkin diperlukan. Hal ini perlu diperhatikan, jangan sampai sesi pemotretan terganggu karena berurusan dengan pihak pengelola tempat tersebut dan akan mencoreng reputasi anda sebagai fotografer.

  • Berikan Klien Anda Pilihan.

Tawarkan paket khusus untuk klien. Paket-paket yang berbeda mungkin memiliki variasi harga atau pada jumlah foto yang dicetak, yang akan mempengaruhi hasil akhir yang diterima oleh klien.

  • Pilih dan Gunakan Peralatan Fotografi yang Tepat.

Kita dapat menentukan peralatan yang harus digunakan berdasarkan pada penilaian saat survei lokasi. Contoh, berdasarkan kondisi lokasi, anda mungkin perlu membawa peralatan pencahayaan, lensa tele, lensa wide, atau property pendukung lainnya. Jika anda berniat untuk menjadi seorang fotografer profesional, maka jangan ragu untuk menggunakan peralatan profesional. Apabila anda belum mampu untuk membelinya, sekarang ini banyak tersedia tempat-tempat penyewaan khusus peralatan fotografi.

  • Selalu Persiapkan Rencana Cadangan

Memotret di luar ruangan rentan terhadap berbagai hal, segala sesuatu yang tidak dapat diprediksi mungkin terjadi. Cuaca sebagai salah satu hal yang paling tak terduga dan tak terkendali. Jadi, untuk menyesuaikan diri, sebaiknya anda pindah ke lokasi yang berbeda atau anda harus mengubahnya ke sesi pemotretan indoor? Anda harus memiliki jawaban atas pertanyaan ini sebelum hari H.

  • Berpenampilan Menarik dan Sopan.

Berpakaianlah profesional. Klien tentu akan merasa lebih percaya diri ketika fotografer mereka berpenampilan rapi dan menarik. Penampilan memang membuat kesan pertama yang kuat.

  • Hitunglah Perincian Biaya

Hitunglah biaya dari setiap aspek dalam pelaksanaan pemotretan. Mulai dari biaya transportasi, izin lokasi (jika ada), cetak foto. Hitung secara terperinci, sehingga anda tidak akan merugi

  • Selesai Tepat Waktu

Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, dari proses editing hingga cetakan. Sepakati batas waktu tertentu sebelumnya, dengan mempertimbangkan waktu yang anda akan perlukan untuk menyelesaikan pengeditan dan kemudian proses pencetakan hasil foto tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Sebelum komen, buktikan bahwa anda manusia :)

Kepanjangan dari SD :)