Apr 18

Teknik Pencahayaan Fotografi Studio

teknik pencahayaan fotografi studioKebanyakan fotografer pemula tertarik pada teknik pencahayaan fotografi studio tapi tampaknya kebanyakan tidak memahami bagaimana melakukannya. Teknik-teknik pencahayaan  yang akan kita bahas dapat digunakan dengan lampu sorot atau strobo. Anda dapat menggunakan konsep yang sama dengan flash, namun Anda tidak akan dapat melihat efeknya sampai setelah Anda mengambil gambar.

Dengan latihan Anda akan mampu mengontrol kerasnya cahaya serta lebih mampu menekan masalah area, seperti wajah yang sempit atau wajah bulat. Pencahayaan yang salah akan menekankan fitur ini dan tidak akan bagus untuk subjek Anda. Pencahayaan yang tepat akan membuat subjek Anda senang. Ada empat gaya utama teknik pencahayaan fotografi studio.

 

Broad Lighting atau Pencahayaan lebar
Broad Lighting atau Pencahayaan lebar adalah ketika lampu utama diposisikan sedemikian rupa sehingga menerangi sisi wajah yang menoleh ke arah kamera. Teknik ini digunakan terutama untuk tujuan perbaikan. Ini akan lebih menekankan fitur wajah dan digunakan terutama untuk membuat kurus, wajah sempit tampak lebih lebar.

 

Short Lighting atau Pencahayaan pendek
Pencahayaan pendek adalah ketika lampu utama menerangi sisi wajah yang berpaling dari kamera. Teknik ini digunakan ketika subjek memiliki wajah rata-rata oval. Pencahayaan Pendek menekankan kontur wajah lebih dari pencahayaan lebar atau broad lighting. Gaya ini dapat diadaptasi untuk tampilan “kuat” atau “lemah” dengan menggunakan cahaya yang lemah. Pencahayaan pendek memiliki efek penyempitan, itu sangat bagus untuk digunakan dengan subjek yang memiliki wajah bulat atau sangat gemuk.

 

Butterfly Lighting
Butterfly Lighting ini dicapai dengan menempatkan lampu utama tepat di depan wajah subjek dan menyesuaikan tinggi untuk menciptakan bayangan langsung di bawah, dan sejalan dengan hidung. Gaya ini sangat cocok untuk subjek yang memiliki wajah oval dan dianggap gaya pencahayaan glamor dan paling cocok untuk wanita. Hal ini tidak dianjurkan untuk digunakan pada pria atau mereka yang berambut pendek, karena memiliki kecenderungan untuk menyoroti telinga – menciptakan efek yang tidak diinginkan.

 

Rembrandt Lighting
Teknik Rembrandt lighting diperoleh dengan menggabungkan pencahayaan pendek dan Butterfly Lighting. Lampu utama diposisikan tinggi dan di sisi wajah yang jauh dari kamera. Teknik ini menghasilkan segitiga yang diterangi di pipi paling dekat dengan kamera. Segitiga yang diterangi hanya di bawah mata dan tidak di bawah hidung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Sebelum komen, buktikan bahwa anda manusia :)

Lagu Kebangsaan Indonesia