Jun 19

Teknik Dasar Fotografi Makanan

teknik dasar memotret makananJika anda baru dalam dunia fotografi, dan memiliki minat memotret makanan atau hidangan, berikut adalah beberapa teknik dasar yang dapat digunakan dengan cukup mudah dan murah dalam membuat fotografi makanan.

Teknik sederhana berikut merupakan kunci untuk setiap fotografi makanan dan digunakan oleh kebanyakan fotografer dalam memotret makanan.

  • Pencahayaan

Jangan gunakan flash secara frontal pada subjek, menggunakan flash dari arah depan akan menghilangkan tekstur pada subjek makanan. Dalam fotografi makanan, tekstur adalah apa yang harus dicapai.

Gunakanlah pencahayaan dari samping atau belakang, hal ini memberikan kesan mendalam pada foto anda, membantu memberikan mata pemirsa perspektif yang menarik pada apa yang menjadi fokus anda.

Pencahayaan alami, yaitu matahari, bekerja dengan baik dengan posisi seperti diatas juga. Namun, tidak sembarang tempat dapat digunakan secara tepat, terutama ketika melakukan pemotretan dalam ruangan, atau jika anda memiliki jendela yang tidak menghadap posisi cahaya.

Teknik sederhananya adalah dengan menggunakan cermin kecil untuk memfokuskan cahaya pada bagian-bagian tertentu dari piring untuk membantu mengurangi bayangan yang keras atau untuk menarik perhatian pada area yang diinginkan dalam komposisi anda.

 

  • Tips Komposisi

Yang terpenting adalah, makanan yang digunakan untuk pemotretan harus selalu segar. Ini berarti memeriksa cacat pada buah dan sayuran atau garnish, pastikan item tidak terlalu basah, gosong atau lembek. Ketidaksempurnaan kecil dengan mudah akan menurunkan keseluruhan tampilan foto anda.

Aturlah komposisi yang sesuai dengan kamera yang anda gunakan. Ini berarti teruslah memeriksa jendela bidik atau LCD untuk melihat bagaimana kamera melihat presentasi anda. Misalnya, jika anda menggunakan kamera digital SLR beserta lensanya, ini akan menjadi terlihat bahwa perspektif kamera mungkin berbeda dengan mata anda.

1 comment

  1. InFotografi

    Artikel yang bagus Sobat.. dan yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana mendapatkan seorang Food Stylist :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Sebelum komen, buktikan bahwa anda manusia :)

Kepanjangan dari SD :)